Bagi kamu yang berencana mendaftar beasiswa, TOEFL untuk beasiswa menjadi salah satu syarat yang hampir selalu penyelenggara cantumkan.
Lembaga pemberi beasiswa memakai sertifikat bahasa Inggris ini untuk mengukur kesiapanmu mengikuti perkuliahan, terutama jika program studi tujuan menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar. Karena itu, kamu perlu memahami ketentuan skornya sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Alasan Beasiswa Membutuhkan Sertifikat Bahasa Inggris
Penyelenggara ingin memastikan penerima mampu mengikuti perkuliahan, membaca literatur akademik, dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris tanpa hambatan berarti.
Selain itu, kampus tujuan juga sering menetapkan skor tertentu sebagai syarat masuk, sehingga lembaga pemberi dana otomatis mengikuti ketentuan tersebut. Dengan kata lain, sertifikat ini berfungsi ganda: sebagai syarat pendaftaran sekaligus syarat masuk kampus.
Jenis Tes yang Sering Diminta
Penyelenggara biasanya meminta salah satu dari dua jenis tes berikut:
1. TOEFL ITP, umumnya diminta untuk seleksi dalam negeri pada tahap awal
2. TOEFL iBT, hampir selalu disyaratkan untuk pendaftaran ke luar negeri karena diakui secara internasional
Sebelum mendaftar, pastikan kamu mengecek jenis tes yang diminta, karena kekeliruan memilih jenis sertifikat bisa membuat dokumenmu tidak lolos verifikasi administrasi.
Kisaran Skor yang Perlu Kamu Capai
Setiap program menetapkan standar skor yang berbeda. Berikut gambaran umum yang sering kamu temui:
1. Beasiswa dalam negeri (S1/S2): skor TOEFL ITP minimal 500 sampai 550
2. Beasiswa LPDP: skor TOEFL ITP minimal 500, atau TOEFL iBT minimal 61, tergantung tujuan studi
3. Beasiswa luar negeri (S2/S3): skor TOEFL iBT minimal 79 sampai 100
Kamu bisa mempelajari ketentuan skor secara lebih rinci pada artikel skor minimal TOEFL, agar makin siap memenuhi syarat TOEFL untuk beasiswa yang kamu tuju.
Cara Mempersiapkan Diri Menghadapi Tes
Agar kamu bisa memenuhi standar skor yang penyelenggara tetapkan, terapkan langkah-langkah berikut:
1. Pelajari format tes secara menyeluruh, termasuk struktur soal dan alokasi waktu tiap bagian
2. Latih kemampuan listening, structure, dan reading secara rutin setiap minggu agar terbiasa
3. Ikuti simulasi tes agar kamu terbiasa dengan tekanan waktu saat ujian sesungguhnya
4. Catat dan pelajari kembali kesalahan dari setiap latihan agar skor terus meningkat
5. Perbanyak kosakata akademik dengan membaca jurnal atau artikel berbahasa Inggris
Persiapan yang terstruktur akan membantumu mencapai skor target tanpa harus mengulang tes berkali-kali, sehingga kamu bisa menghemat biaya dan waktu pendaftaran.
Hal Lain yang Perlu Kamu Perhatikan
Selain skor, ada beberapa hal lain yang perlu kamu perhatikan ketika mendaftar menggunakan sertifikat TOEFL:
1. Perhatikan masa berlaku sertifikat, karena kebanyakan penyelenggara hanya menerima sertifikat yang terbit dalam dua tahun terakhir
2. Pastikan lembaga penyelenggara tesnya sudah resmi dan diakui secara nasional maupun internasional
3. Simpan salinan sertifikat dalam format digital dan fisik untuk berjaga-jaga
4. Daftar tes jauh-jauh hari agar kamu punya waktu mengulang jika skor pertama belum mencukupi
Kesalahan yang Sering Membuat Pendaftar Gagal
Beberapa pendaftar gagal bukan karena kemampuan bahasa Inggris yang kurang, melainkan karena hal-hal teknis berikut:
1. Terlambat mendaftar tes sehingga sertifikat belum terbit saat batas akhir pendaftaran beasiswa
2. Salah memilih jenis tes yang tidak sesuai dengan permintaan penyelenggara
3. Kurang membaca detail ketentuan skor untuk setiap jenjang atau program studi
Menghindari kesalahan-kesalahan ini akan membuat proses pendaftaranmu jauh lebih lancar.
Kesimpulan
Memahami syarat TOEFL untuk beasiswa akan membantumu mempersiapkan diri lebih matang, baik untuk program dalam negeri maupun luar negeri. Setiap penyelenggara menetapkan standar yang berbeda, sehingga kamu perlu selalu mengecek ketentuan resmi sebelum mendaftar. Untuk informasi lebih lanjut seputar dunia pendidikan dan bahasa, kamu bisa mengunjungi ltigroup.id dan menemukan berbagai artikel pendukung lainnya.